Langsung ke konten utama

Manusia dan Keadilan

Manusia dan Keadilan



Manusia juga dapat diartikan berbeda-beda baik menurut sudut pandang biologis, rohani, dan istilah kebudayaan, atau secara campuran. Secara biologis, manusia diklasifikasikan sebagai Homo sapiens (Bahasa Latin untuk manusia), sebuah spesies primata dari golongan mamalia yang dilengkapi otak berkemampuan tinggi. 

Manusia merupakan makhluk hidup ciptaan tuhan dengan segala fungsi dan potensinya yang tunduk kepada aturan hukum alam, mengalami kelahiran, pertumbuhan, perkembangan, mati, dan seterusnya, serta terkait dan berinteraksi dengan alam dan lingkungannya dalam sebuah hubungan timbal balik positif maupun negatif.


Apa itu Keadilan ?

           Keadilan memberikan kebenaran, ketegasan dan suatu jalan tengah dari berbagai persoalan juga tidak memihak kepada siapapun. Dan bagi yang berbuat adil merupakan orang yang bijaksana.
Keadilan menurut para ahli:
-          Keadilan oleh Plato diproyeksikan pada diri manusia sehingga yang dikatakan adil adalah orang yang mengendalikan diri dan perasaannya dikendalikan oleh akal. Socrates memproyeksikan keadilan pada pemerintahan. 
-          Menurut pendapat yang lebih umum dikatakan bahwa keadilan itu adalah pengakuan dan pelakuan yang seimbang antara hak-hak dan kewajiban. Keadilan terletak pada keharmonisan menuntut hak dan menjalankan kewajiban. Atau dengan kata lain, keadilan adalah keadaan bila setiap orang memperoleh apa yang menjadi hak nya dan setiap orang memperoleh bagian yang sama dari kekayaan bersama.


KEADILAN SOSIAL

Seperti pancasila yang bermaksud keadilan sosial adalah langkah yang menetukan untuk melaksanakan Indonesia yang adil dan makmur. Setiap manusia berhak untuk mendapatkan keadilan yang seadil-adilnya sesuai dengan kebijakannya masing-masing.
5  Wujud keadilan sosial yang diperinci dalam perbuatan dan sikap:
1.  Perbuatan luhur yang mencerminkan sikap dan suasana kekeluargaan dan kegotongroyongan.
2. Sikap adil terhadap sesama, menjaga keseimbangan antara hak dan kewajiban serta menghormati hak-hak orang lain.
3. Sikap suka memberi pertolongan kepada orang yang memerlukan
4. Sikap suka bekerja keras.
5. Sikap menghargai hasil karya orang lain yang bermanfaat untuk mencapai kemajuan dan kesejahteraan bersama.

BERBAGAI MACAM KEADILAN ;

a)   Keadilan Legal atau Keadilan Moral
Plato berpendapat bahwa keadilan dan hukum merupakan substansi rohani umum dari masyarakat yang membuat dan menjaga kesatuannya. Dalam suatu masyarakat yang adil setiap orang menjalankan pekerjaan yang menurut sifat dasarnya paling cocok baginya (Than man behind the gun). Pendapat Plato itu disebut keadilan moral, sedangkan Sunoto menyebutnya keadilan legal.

b)   Keadilan Distributif
Aristoles berpendapat bahwa keadilan akan terlaksana bilamana hal-hal yang sama diperlakukan secara sama dan hal-hal yang tidak sama secara tidak sama (justice is done when equals are treated equally)
Sebagai contoh: Ali bekerja 10 tahun dan budi bekerja 5 tahun. Pada waktu diberikan hadiah harus dibedakan antara Ali dan Budi, yaitu perbedaan sesuai dengan lamanya bekerja. Andaikata Ali menerima Rp.100.000,-maka Budi harus menerima Rp. 50.000,-. Akan tetapi bila besar hadiah Ali dan Budi sama, justru hal tersebut tidak adil.

c)   Komutatif
Keadilan ini bertujuan memelihara ketertiban masyarakat dan kesejahteraan umum. Bagi Aristoteles pengertian keadilan itu merupakan asas pertalian dan ketertiban dalam masyarakat. Semua tindakan yang bercorak ujung ekstrim menjadikan ketidak adilan dan akan merusak atau bahkan menghancurkan pertalian dalam masyarakat.

Contoh kasus Ketidakadilan:

Seorang koruptor yang memakan uang rakyat. Koruptor di tangkap dan dimasukan kepenjara selama 2 tahun tanpa ada goresan luka sedikit pun pada wajahnya. Hal tersebut mencerminkan bahwa hakim dan jaksa di indonesia tidak adil pada rakyat kecil yang dikarenakan mencuri dompet mendapatkan masa kurungan lebih dari sang koruptor, padahal koruptor lah yang mencuri uang rakyat lebih banyak dari pada pencopet itu. Bahkan koruptor bisa mendapatkan fasilitas yang istimewa bahkan seperti apartemen didalam penjara.





Komentar

Postingan populer dari blog ini

Tools Animasi (Construct 2)

Aplikasi Construct 2 Construct 2 merupakan perangkat lunak yang dikembangkan oleh Scirra Ltd. Perangkat ini dalam penggunaannya yaitu untuk mengembangkan game berbasis 2D, 3D dan lain sebagainya. Construct 2 adalah sebuah game editor yang berbasis HTML 5, namun jangan merasa sulit ketika mendengar kata HTML 5, karena dalam aplikasi ini tidak semua didalamnya menggunakan kode program, karena dalam aplikasi ini pengembang sudah mendesain sebaik mungkin agar semua kalangan dapat menggunakan aplikasi ini dengan mudah. Menurut saya Construct 2 bisa digunakan untuk orang-orang yang bukan programmer dalam menggunakan aplikasi ini karena fitur-fitur yang tersedia sangat menarik seperti drag and drop , dan membuat soal dengan pilihan ganda. Jadi aplikasi construct 2 ini mudah digunakan untuk pemula. ·         Cara penggunaan pada aplikasi construct 2 : Pada Construct 2, ketika kita pertama kali membuka construct 2 kita akan menemukan halaman Start Page...
ASCRIBED STATUS Ascribed status  merupakan status seseorang yang dicapai dengan sendirinya tanpa memperhatikan perbedaan rohaniah dan kemampuan. Status tersebut bisa diperoleh sejak lahir. Pada umumnya, ascribed status lebih banyak dijumpai pada masyarakat dengan sistem lapisan yang tertutup dan masyarakat feudal. Contoh kasus mengenai ascribed status yaitu : Seperti  sistem kasta di India dan Bali serta di Jawa ada golongan darah biru dan golongan rakyat biasa. Tidak mungkin anak keturunan orang biasa seperti petani  bisa menjadi keturunan ningrat / bangsawan darah biru.  Ada juga contoh kasus mengenai Ascribed status seperti sistem kasta yang terdapat pada masyarakat hindu di kecamatan ponggok. Kasta yang menduduki strata teratas yaitu kasta Brahmana. Peran dari kasta Brahmana ini sebagai penyebar agama dan penguat agama yang ada di masyarakat. Kemudian strata yang ada dibawahnya lagi adalah kasta Ksatria. Peranan dari kasta Ksatria yaitu ...

Manusia dan kebudayaan

Manusia adalah makhluk hidup yang bersosialisasi terhadap lingkungan sekitar dan selalu bergantung terhadap oranglain, karena tanpa orang lain kita tidak bisa menjalani kehidupan sehari-hari. Kebudayaan adalah suatu yang berkembang yang dimiliki, bersama oleh sebuah kelompok, dan diwariskan dari generasi ke generasi selanjutnya, karena kebudayaan harus dilestarikan dan dijaga agar kebudayaan itu terus berkembang dan terjaga kemuriannya. Manusia dengan kebudayaan pada dasarnya memiliki hubungan yang sangat melekat, dan tidak bisa dipisahkan karena kehidupan manusia sangat terikat sekali dengan kebudayaan. karena setiap manusia memiliki masing-masing, maka dari itu macam-macam kebudayaan. karena setiap manusia memiliki kebudayaan yang berbeda-beda. Apalagi kebudayaan yang ada dinegara indonesia san itulah indonesia banyak berbagai macam bengat beragam jeinis kebudayaannya. tetapi indonesia memiliki semboyan bhineka tunggal ika yang artinya walaupun berbeda-beda tetap bersatu. karena ...